Rabu, 26 Januari 2011

power point Pengantar Pendidikan

LANDASAN DAN ASAS-ASAS PENDIDIKAN DAN PENERAPANNYA
Mahasiswa memahami Landasan Pendidikan.
Mahasiswa memahami makna dan cara penerapan asas-asas pendidikan
Memiliki wawasan kependidikan dari segi konseptual dan operasional

1. LANDASAN HUKUM
LANDASAN HUKUM PENDIDIKAN :
Peraturan baku sebagai tempat berpijak dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.
UUD 1945: pasal 31 ayat 1;2;3 serta pasal 32 ayat 1 ; 2.
UU No.20 tahun 2003, sistem pendidikan nasional : menentuk arah dan tujuan pendidikan yang akan dilakukan.
UU No.14 tahun 2005, Guru dan Dosen : Sertifikasi dan kualifikasi guru dan dosen.
Implikasi pengembangan konsep pendidikannya :
Terdapat perbedaan antara Pend.Akademik & Pend.Profesional.
Pend.Profesional menyelaraskan teori & Praktek.
Mengembangkan ragam sekolah (Kejuruan).
Perhatian yang sama pada aspek : Kognitif;Apektif dan Psikomotor.
Pend.humaniora ditekan pada aspek kehidupan sehari (pratek nyata).
Mendorong isi kurikulum muatan lokal lebih bermakna.
Membangun manajemen berbasis sekolah (sumber daya masyarakat).

2. LANDASAN FILOSOFIS
Landasan Filosofis Pendidikan :
Landasan yang berkaitan dengan makna atau hakikat pendidikan.(apakah pendidikan itu;mengapa diperlukan; apa tujuannya)
Konsep filosofis bersumber pada 2 faktor :
Religius dan Etika.
Ilmu Pengetahuan yang mengandalkan penalaran.
Penggunaan Filsafat dalam 2 pendekatan
Sebagai Kelanjutan dari berfikir ilmiah.
Sebagai kajian khusus yang formal (Logika;epistemologi;etika;estetika; metafisika;sosial & politik).
Metafisika : Filsafat yang meninjau tentang hakikat segala sesuatu yang terdapat di alam ini.(manusia : Roh dan materi).
Epistemologi : Filsafat yang membahas tentang pengetahuan dan kebenaran :
a. Bersumber pada pengetahuan : Otoritas;Common sense; Intuisi; Pikiran; Pengalaman)
b. Teori kebenara : Koheren; Koresponden; Pragmatisme; Skeptivisme.
3. Logika : Filsafat yang membahas tentang cara manusia berfikir dengan benar.
4. Etika : Yang menguraikan tentang perilaku manusia (nilai dan norma).
5. Estetika : Yang menguraikan tentang keindahan dan kejelekan.
6. Sosial & Politik : Filsafat pemerintahan.

3.LANDASAN SOSIOLOGIS PENDIDIKAN :
Empiris : Berdasarkan dari kenyataan dilapangan.
Teoritis : Hasil kenyataan dilapangan menjadi suatu bentuk budaya yg disimpan dlm waktu lama (diwariskan).
Komulatif : Penciptaan yg terus menerus melahirkan teori-teori yang berkomulasi kearah satu teori yang lebih baik.
Nonetis : teori yang tercipta memaparkan apa adanya keadaan masyarakat(baik ataupun jelek).

4. LANDASAN PSIKOLOGIS
Landasan Pendidikan yang berdasarkan aspek kejiwaan dari peserta didik.
Proses pendidikan adalah terjadi pada individu yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Proses pendidikan adalah merupakan proses belajar yang dilakukan individu.
Proses pendidikan adalah merupakan interaksi sosial antar individu di dalam kehidupan sehari-hari.

5. LANDASAN BUDAYA.
Landasan yang berdasarkan Budaya dan Peradaban masyarakat yang bersangkutan.

6. LANDASAN IPTEK
Landasan Pendidikan yang berdasarkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Pengetahuan (knowledge) : segala sesuatu yg diperoleh melalui berbagai pengindraan terhadap fakta,penalaran,intuisi dan wahyu.
Ilmu Pengetahuan : Segala pengetahuan yang memenuhi kriteria dari segi ontologis,epistemologis dan aksiologis.
Teknologi : hasil kegiatan pengembangan dari ilmu pengetahuan.
Iptek : salah satu hasil dari usaha manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

B. Asas Belajar Sepanjang Hayat ( Life long learning)
Meliputi seluruh hidup setiap individu.
Mengarahkan pembentukan, pembaharuan, peningkatan, penyempurnaan secara sistimatis pengetahuan, keterampilan, dan sikap yg dapat meningkatkan kondisi hidupnya.
Tujuan akhirnya adalah mengembangkan penyadaran diri (self fulfilment) setiap individu.
Meningkatan kemampuan dan motivasi untuk belajar mandiri.
Mengakui konstribusi dari semua pengaruh pendidikan yg mungkin terjadi (formal; non-formal; dan informal).
C. Asas Kemandirian dalam belajar
Peran guru sbg fasilitator & motivator.
Anak didik diberikan kesempatan berkreatif dan belajar mandiri.(ketrampilan proses; Inkuiri)
Strategi Belajar-mengajar melalui Cara Belajar siswa aktif (CBSA) melalui sumber2 belajar yg tersedia (perpustakaan; laboratorium; dan media lainnya)

LINGKUNGAN PENDIDIKAN (TRIPUSAT PENDIDIKAN)
Pengertian : Tempat berlangsungnya proses pendidikan
Tri Pusat Pendidikan :
1. Lingkungan Keluarga : Kelompok primer yg terdiri dari sejumlah kecil orang karena hubungan semenda dan sedarah.(ayah; ibu; anak; kakek; nenek; abang; adik dsb).
Fungsi Lingkungan keluarga : adalah tempat berlangsung sejak awal tumbuhnya seorang individu dalam proses pendidikan.


2. Lingkungan Sekolah : Lingkungan yang sengaja dirancang untuk berlangsungnya pendidikan, krn disekolah berlangsung proses pendidikan secara disengaja.
a. Pengajaran yg mendidik.
b. Pelaksanaan program bimbingan dan
konseling.
c. Pengembangan perpustakaan sbg sumber belajar.
d. Peningkatan dan pemantapan pengelolaan sekolah.
Tri Pusat Pendidikan :
3. Lingkungan Masyarakat :
a. Masy. Sbg penyelengara pendidikan.
b. Lembaga2 kemasy. Mempunyai peran dan fungsi edukatif.
c. Di masy. Tersedia sumber belajar ( buku; media elektronik; internet; film dsbg.)
Fungsi lingkungan masy. : tergantung taraf perkembangan masyarakat yang bersangkutan (sumber2 belajar yg tersedia).
Tipe masy. Indonesia :
a. Tipe Masy. Berdasarkan sistem berkebun (sederhana).
b. Tipe masy. Pedesaan ( berladang dan bertani).
c. Tipe masy. Perkotaan (industri & perdagangan).

ALIRAN PENDIDIKAN

EMPERISME : Lingkungan/Pengalaman hidup.
NATIVISME : keturunan/hereditet
NATURALISME : hukum alam
KONVERGENSI : penggabungan dari teori Emperisme dan Nativisme.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar